Bintang, Bulan dan Kembang Api

di batas pasir ini, kita pernah bercumbu
mengucap desir nadi dalam lantunan selimut bisu

adakah kau ingat saat itu?

aku tidak tahu apa aku bisa bertahan
menggigiti sisa remah roti dari jalanan yang berdebu
aku meranggas
tak kutemukan penopang tempat berteduh
tak kupahami semesta yang berayun

di luar sana
aku yakin kita kan bersua
tapi entah kapan hal itu terjadi

adakah aku harus menunggu reinkarnasi?

"maukah kau menjalani sisa hidup ini bersamaku?"
"Ya, aku mau"

Begitu dulu kataku
begitu dulu ajakmu

dan belum kutemukan jejak tengkukmu di ranahku

me!

Leave a Reply