aku ingin
aku ingin memaknai waktu bersamamu
tidak. tak usah berpikir muluk.
cukuplah kita menjejakkan diri di sebuah kursi kayu di sudut teras rumah
dan bicara tentang bintang malam
tak perlu bioskop
tak usah pedulikan kafe dan cappucino
aku toh tidak butuh rasa nyaman di tubuhku
yang kuinginkan rasa nyaman di hatiku
aku ingin menikmati tatapan matamu
yang tajam menusuk
membuatku malu mengakui bahwa aku pengecut
tak sanggup katakan betapa aku mencintaimu
aku ingin menikmati sumpah serapahmu
yang terbit kala ku mematri senyummu dalam benakku
ajari aku mencintamu
me!
November 17th, 2005 at 7:18 pm
thoz,
me! itu pacarmu ya ha ha ha…
masalah kita sama, dan semoga terpecahkan sebelum waktu meninggalkanku…