aku ingin

aku ingin memaknai waktu bersamamu
tidak. tak usah berpikir muluk.
cukuplah kita menjejakkan diri di sebuah kursi kayu di sudut teras rumah
dan bicara tentang bintang malam
tak perlu bioskop
tak usah pedulikan kafe dan cappucino
aku toh tidak butuh rasa nyaman di tubuhku
yang kuinginkan rasa nyaman di hatiku

aku ingin menikmati tatapan matamu
yang tajam menusuk
membuatku malu mengakui bahwa aku pengecut
tak sanggup katakan betapa aku mencintaimu

aku ingin menikmati sumpah serapahmu
yang terbit kala ku mematri senyummu dalam benakku

ajari aku mencintamu

me!

One Response to “aku ingin”

  1. iwen Says:

    thoz,
    me! itu pacarmu ya ha ha ha…
    masalah kita sama, dan semoga terpecahkan sebelum waktu meninggalkanku…

Leave a Reply